TalkShow Desktop Publising dgn Open Source

Posted by NFJaksel On 2 October 2012 No Commented

Pada hari Minggu , 30 Oktober 2012 LP3T Nurul Fikri Jakarta Selatan bekerjasama dengan Gramedia dan majalah Info Linux, bertempat Pejaten Village, mengadakan acara bedah buku Desktop Publishing dengan program Open Source yang ditulis oleh bapak Nanang Kuswana. Sebelum acara dimulai para pengunjung disuguhi pemutaran film animasi pendek yang menggunakan aplikasi Blender selama 30 menit. Para pengunjung yang sudah memadati tempat acara diberikan leaflet acara daan brosur tentang training di Nurul Fikri Computer. Para pengunjung sangat antusias menerima brosur yang dibagikan oleh Staff Nurul Fikri Computer yang dikomando oleh Direktur Cabang LP3T Nurul Fikri Jakarta Selatan yaitu bapak David Wismanindra

Acara dibuka tepat pada pukul 14.00 WIB oleh Bapak Mgs Hendri sekaligus memberikan sambutan kepada seluruh pengunjung yang memadati tempat yang sudah disediakan. Para peserta yang hadir dibedah buku ini beragam, ada mahasiswa, pelajar, karyawan bahkan ibu rumah tanggapun hadir. Kursi yang disediakan oleh pihak panitia, nyaris penuh. Ada beberapa pengunjung toko buku Gramedia sambil berdiri mengikuti acara. Bapak Hendri Mgs memulai acara dengan memberikan pertanyaan kepada para peserta yang hadir “apa sih yang dimaksud dengan aplikasi open source “, lalu perbedaan antara program-program open source dengan program berbayar/propietary dalam hal ini windows.

Kemudian acara dilanjutkan dengan kata-kata sambutan oleh bapak Rusmanto selaku Pemred majalah Info Linux. Bapak Rusmanto menceritakan mengenai perkembangan Linux di Indonesia mulai di awal 90-an dan menjelaskan aplikasi-aplikasi open sorce seperti scribus, Inkscape, Gimp, Open Office. Lalu beliau menceritakan program Open Office yang mirip dengan Microsoft Office, yang tampilannya serupa tapi tidak sama , kemudian Open Office diakuisisi oleh perusahaan Oracle, sehingga muncul penggantinya Libre Office hingga sekarang

Bapak Mgs Hendri selaku moderator menambahkan kenapa harus memilih program-program open source, hal ini dikarenakan adanya Peraturan pemerintah yang melarang menggunakan program windows bajakan dan adanya lisensi untuk membeli windows asli yang biayanya cukup mahal. Lalu acara dilanjutkan oleh penulis buku Desktop Publising dengan Program Open Source , yakni bapak Nanang Kuswana. Beliau memberikan uraian program-program open source dalam dunia publishing, atau tampilan desain suatu cover famplet, buletin, majalah bahkan spanduk sambil menunjukkan contoh-contohnya. Setelah itu Bapak Nanang Kuswana memperagakan cara-cara membuat tampilan desain dengan membandingkan antara Photoshop CS3 dan Gimp, selain itu juga aplikasi Scribus, Inkscape dan Blender. Sebelum acara ditutup LP3T Nurul Fikri bagi-bagi doorprize berupa buku dan voucher potongan training di LP3T-NF yang bisa dimanfaatkan peserta untuk mengambil training yang diharapkan. Bisa kelas reguler atau perkuliahan. Tentu doorprize itu bisa diterima jika peserta bisa menjawab pertanyaan yang dilontarkan oleh moderator. Acara yang memuaskan.Tepat 16.00 WIB acara bedah buku selesai.


Semoga dengan adanya acara bedah buku yang berbasis Open Source, banyak manusia, perusahaan atau instansi pemerintah bisa memahami dengan baik software-software open source yang digunakan beserta kalkulasi investasi perbandingan antara menggunakan software open source vs proprietary atau harus menggunakan software bajakan. Selain penghematan yang cukup significant hingga puluhan juta, penggunaan FOSS membuat kreativitas menjadi optimal tanpa dibatasi

Leave a Reply